Ayah, Ibu dan Rumah Kita
Ayah, Ibu dan Rumah Kita Mengajak serta tetehku yang baik “Nina Maryana” dan adikku “Whina Ayu Lestari” untuk kembali tenggelam dengan masa kecil yang kita habiskan bersama mereka di rumah yang kini mulai sepi dari perengkaran-pertengkaran kecil kita, dari tawa-tawa bahagia kita, atau riuh rendah suara sapu berayun dan piring-piring yang beradu. Dini hari bangun untuk menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum masing-masing kita berangkat sekolah, masih ingat saat itu setiap jam 03 pagi kita bangun berbagi pekerjaan rumah. Jam 6 pagi semua sudah berangkat ke sekolah. Kadang kita mengerubungi makanan nya kala mamah makan. Di jahitkan pakaina, atau diomelin karena kerjaan kita tak sesempurna yang beliau lakukan. Apalagi kalo yang punya kenangan pernah dikejar-kejar. Akhirnya makan bareng. Kini pekerjaan rumah itu dikerjakan oleh ibu kita, mamah biasa kita memanggil beliau. Terkadang sesempatnya saja, atau beliau lakukan membereskan rumah itu malam hari. Mencuci piring, mencuci baju walau s...